Penilaian dan Pengelolaan Risiko

Dalam ARKO, dua langkah analisa risiko kesehatan dilakukan sebagai satu rangkaian. Secara umum, langkah ini menyasar pada ke-12 ancaman prioritas yang telah diidentifikasi sebelumnya. 
Dari masing-masing ancaman prioritas tersebut, peserta mendiskusikan lebih mendalam mengenai jalur penularan/kejadian, titik kendali kritis, dan opsi mitigasinya.

Penilaian dan pengelolaan risiko adalah proses yang dilakukan secara sistematis untuk memastikan setiap ancaman prioritas dapat diatasi dengan tepat. Pada langkah ini penilaian risiko dilakukan dengan: 

  • Membuat jalur penularan atau kejadian setiap ancaman, sesuai dengan ruang lingkup ARKO yang telah dibuat di langkah pertama. 
  • Menentukan titik kendali kritis (Critical Control Point /CCP) untuk setiap ancaman. Titik kendali kritis (CCP) merupakan titik dimana ancaman dapat masuk/terjadi ke dalam populasi / kelompok target dan dimana dapat dilakukan pengelolaan (menghilangkan, mengurangi, atau mengganti) ancaman tersebut hingga mencapai nilai risiko yang dapat diterima.

Setelah jalur transmisi dan titik kendali kritis teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah merencanakan langkah aksi pengelolaan ancaman. Hasil penilaian ancaman yang telah dilakukan sebelumnya digunakan untuk mengidentifikasi opsi-opsi mitigasi untuk setiap CCP dari masing-masing ancaman. Opsi mitigasi ini lebih jauh dipertimbangkan efektifitas dan kemungkinan penerapannya di lapangan (feasibility).

Opsi mitigasi yang direkomendasikan untuk diimplementasikan idealnya adalah yang memiliki efektifitas tinggi dan penerapan tinggi. Namun kadang tidak selalu tersedia opsi mitigasi yang demikian di kehidupan nyata; maka diskusi kelompok dapat membuat keputusan akhir apakah sebuah opsi mitigasi direkomendasikan untuk dilakukan atau tidak.


Hasil penilaian dan pengelolaan risiko untuk masing-masing ancaman prioritas dapat diakses di bawah.

Orang Utan
Drug resistant bacteria

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Tuberculosis

Selengkapnya
Malaria parasite

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Malaria

Selengkapnya
Egg of Ascaris lumbricoides roundworm in stool analyze by microscope.

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Helminthiasis / Kecacingan

More info
Bacterial Pneumonia

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Pneumonia Bakterial (ORDS)

Selengkapnya
Flu Virus

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Infeksi Virus Pernapasan

Selengkapnya
Blood sample for Melioidosis test, also called Whitmore's disease cauaed by gram negative bacterium called Burkholderia pseudomallei.

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Melioidosis

Selengkapnya
Aerial view Mangrove forest and canal through the forest.

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Degradasi Habitat

Selengkapnya
An adult Bornean orangutan climbed up to the top of the tree and sit down to see the forest

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Konflik Orang utan - Manusia

Selengkapnya
Winter hunting at sunrise. Hunter moving With Shotgun and Looking For Prey.

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Penembakan Orang utan

Selengkapnya
Couple with a dog hiking in forest

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Kegiatan Wisata Terkait Orang utan

Selengkapnya
Forest fire burns forest

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Kebakaran Hutan dan Lahan

Selengkapnya
Old Orangutan

Penilaian dan Pengelolaan Risiko untuk Gangguan Kesehatan Mental Orang utan

Selengkapnya